TANAMAN BONSAI DAN NAMA LATINNYA

news_latin

Tidak semua jenis tanaman bonsai bisa hidup di seluruh permukaan planet bumi. Karenanya, ada bonsai di Jepang, Brazil, Jerman, Irlandia, Spanyol, Chile dan lainnya yang tidak ada di Indonesia. Demikian juga sebaliknya.

Di Indonesia sendiri ada begitu banyak jenis tanaman bonsai, beberapa jenis namanya bahkan tidak ada dalam bahasa Indonesia. Anda di Sumatera atau Papua tentu asing mendengar tanaman namanya Gulo Gemantung (Gula Menggantung), Rukem, Ileng-ileng, Irengan, atau Krokot.

Varian bonsai Indonesia memang sangat beragam, jauh lebih beragam dari kebanyakan bonsai-bonsai di negara lain. Bahkan tidak ada pula dalam bahasa latinnya. Padahal untuk mengatasi kesenjangan nama antar benua itu, dunia perbonsaian sepakat menggunakan bahasa latin.

Berikut nama-nama latin jenis tanaman bonsai:

Anting Putri (Wrightia religiosa), Asam Jawa (Tamarindus indica), Asam Londo (Pithecelobium dulce), Azalea (Rhododendron sp).

Beringin (Ficus Indica), Beringin Ampelas (Ficus Ampelas), Beringin Karet / Ipik (Ficus Retusa), Beringin Korea (Ficus Longisland), Beringin Taiwan / Kimeng (Ficus Microcarpa), Black Pine (Pinus Thunbergii), Bodi (Ficus religiosa), Bougenvile (Bougenvillea Spectabilis)

Buxus (Buxus Harlandii).

Cemara Buaya (Juniperus Horisontalis), Cemara Duri (Juniperus Rigida), Cemara PaPua (Cupressus Papuanus), Cemara Sinensis (Juniperus Chinensis), Cemara Udang (Casuarina Equisetifolia).

Delima (Punica Granatum) dan Delima Batu (?)

Gulo Gumantung (?)

Hokian Tea /Erethia (Carmona Mycrophilla) dan Hokian Tea /Sido Gurih (Carmona Relusa)

Ileng-ileng (?) dan Irengan (?)

Jeruk Kingkit (Triphasia Trifolia) dan Jambu Biji/Jambu Kerikil (Psidium Guajava)

Kawista Batu (Ferona Lucida), Kemuning (Murraya Paniculata), Kupa Landak (Sysigium Cauliflora), Kampis (Acasia sp), dan Krokot (?)

Landepan (Plectronia Horrida), Loa (Ficus Glomerata), Lantana Mirten (Malphigia Coccigera), Murbei (Morus Alba), Mustam (Dyospiros Montana), Penitian (Durante Repens), Pilang (Acacia Leucophloea).

Pinus (Pinus Mercusii), Pung (Acacia Varnensiana), Phusu (Celtis Chinensis), Podocarpus / Lohansung (Podocarpus).

Rukem (Flacourtia Indica)

Santigi (Phempis Acidula), Santigi Lanang (Lumnitzera Racemosa), Serut (Streblus Asper)

Seribu Bintang (Serisa Foetida), Sianci (Malphigia sp), Sisir (Cudrania Cochin Chinensis)

Streblus (Streblus / Taxotrophis taxoides), Siantho (Eugenia uniflora), Sancang Taxodium (Taxodium Distichum).

Ulmus Lokal (Ulmus Lancaefolia), Ulmus Luar (Ulmus Parfiflora).

Walikukun (Actinophora Fragrance), Wahong (Premna Mycrophylla), Wahong Laut (Premna Nauseose), Wareng (Gmellina Elliptica), Waru (Hibiscus Tiliaceus).

Dextara Arimova | Monday, May 02, 2011

Leave a Reply

Copyright © 2011 bursabonsai.com · All rights reserved